Minggu, 01 Juni 2008

MENJADI PEMBICARA ITU MUDAH KOQ

Judul : Public Speaking is Easy
Sub Judul : From Fear to Dare
Penulis : Johanes Ariffin Wijaya & Budi Setiawan
ISBN : 978-979-29-0088-0
Penerbit : ANDI
Harga : Rp. 25.000,-
Kategori : Motivasi, Self Development




Saya telah selesai membaca buku yang sangat menarik ini, selain menuntun step by step, buku yang mempunyai 129 halaman ini kaya akan contoh yang dialami sendiri oleh penulisnya, bukan sekedar fantasi imajinernya. Bahasanya encer mengalir, tanpa perlu mengerutkan dahi untuk menyimaknya, apalagi untuk mempraktikkannya.

Bila Anda ingin tampil baik sebagai public speaker, inilah buku yang patut Anda pertimbangkan untuk Anda pergunakan sebagai rujukan belajar, dan ternyata penulisnya telah membuktikan bahwa berbicara itu memang mudah koq, tidak seperti yang ditakutkan oleh masyarakat di Amrik sono, kata survey lho!

Ada rencana buku “Public Speaking is Easy” akan dikolaborasikan dengan buku saya yang berjudul “Branding You with Your Smile dalam sebuah seminar di Surabaya, bagaimana menurut pendapat Anda?

BRANDING YOU with YOUR SMILE

Judul : Branding You with Your Smile
Sub Judul : Strategi Membangun Citra Diri di Depan Publik
Penulis : X.L. Effendi Budi P.
ISBN : (13) 9789793574530
Penerbit : Gradien Mediatama
Harga : Rp. 22.000,-
Kategori : Motivasi

STRATEGI MEMBANGUN CITRA DIRI DI DEPAN PUBLIK

Bagi orang yang ingin tampil baik atau seorang “publik figur” yang beraktivitas di bidang entertaintment, public speaker, public relations, dan sejenisnya, senyum menjadi modal simbolik untuk meraih kesuksesan dalam pergaulan sosial, karir kerja dan bisnis.


Seperti halnya sebuah produk, pasti membutuhkan merek agar dikenali oleh konsumennya, demikian juga dengan nilai diri “seseorang” perlu di branding supaya “laku” dalam berelasi dengan orang lain, sebab keberhasilan seseorang bergantung kepada brand pribadi yang dibangunnya.

Senyum merupakan tools sederhana dan humanis yang dimiliki oleh setiap orang, yang mampu mengekspresikan kondisi positif emosi seseorang kepada setiap relasinya. Senyum mampu menancap sebagai merek di benak relasinya dalam waktu yang lama (bahkan tak mungkin hilang). Karena itulah buku ini ditulis.


Buku kecil ini membahas; bagaimana menciptakan merek diri dengan sebuah senyuman, antara lain : Personal Branding, Kecantikan & Senyuman, Cerita Tentang Senyum, Hukum Resiprokal, Manfaat Senyum & Tertawa, Sehat Karena Senyum & Tertawa, Teori Senyum, Senyum Dalam Persepsi Budaya, Bagaimana Senyum di Proses, Jenis Senyuman, Syarat Senyum Yang Ideal, Bagaimana Cara Melatih Senyum?, Anda adalah Merek, dan Senyum sebagai strategi membangun merek..

FINANCIAL SELF-CONCEPT

Judul : Financial Self-Concept

Sub Judul : Kunci Meraih Kekayaan dan Kesuksesan Sejati

Penulis : Stephen Barnabas

Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama (Cet.I)

Harga : Rp. 35.000,-

Ukuran : 14 x 21 cm

Tebal : 213 Halaman

Terbit : April 2008, Cetakan-I

Kategori : Motivasi

Hidup kita adalah sebuah perjalanan ziarah panjang dan melelahkan. Untuk sampai pada garis finish, banyak jalan yang terbentang yang bisa kita pilih, namun jalan-jalan tersebut sering membuat kita ragu, atau mungkin menjebak kita yang akhirnya tersesat. Buku ini hebat! Karena tidak hanya memberikan Anda “road map & compass” agar Anda tidak tersesat, tapi dilengkapi juga dengan “tools” supaya Anda sampai pada tujuan lebih cepat dan efektif, yakni: “puncak sukses yang hakiki.”

Itulah komentar (endorsement) saya yang dapat Anda temukan pada buku baru yang ditulis Sdr. Stephen Barnabas dengan judul “Financial Self-Concept“. Sebuah buku motivasi yang dapat menginspirasi Anda, karena penulisnya berhasil mengkristalkan pengalaman hidupnya dalam sebuah konsep matang.

INSPIRASI SANG NAGA

Judul : Awakening The Dragon Within

Sub Judul : Membangkitkan 8 Karakter Naga

Penulis : Johanes Ariffin Wijaya

Penerbit : BIP, Kelompok Gramedia

Harga : Rp. 38.000,-

Kategori : Motivasi

Naga adalah makhluk mitos sejenis reptil yang digambarkan sebagai ular yang sangat besar, berkuasa, dan sakti. Dalam beberapa kebudayaan dunia, makhluk mitos ini dapat kita temukan dalam cerita-cerita legenda. Namun, Naga sangat kuat terikat pada budaya Cina.

Johanes Ariffin Wijaya mengangkat Naga sebagai icon dalam buku terbarunya yang berjudul Awakening The Dragon Within, Membangkitkan 8 Karakter Naga”. Sebagai motivator dan penulis buku produktif -pemegang rekor MURI–, ia telah membuktikan, bahwa prinsip dan karakter Naga (kuat, tidak mudah putus asa, dan berjuang untuk hidup) yang menjadi identitas etnis Cina sangat menginspirasi perjalanan karirnya, dan telah terbukti mengantarnya pada jalan kesuksesan seperti Naga yang melambangkan visi keberhasilan akan kesehatan, kekayaan dan kebahagiaan.

Sekiranya Anda sedang mencari jalan menuju kesuksesan, buku ini menawarkan kuncinya. Anda bisa membangun karakter naga dalam diri Anda, yang dijabarkan dalam 8 karakter berikut ini:

Karakter Naga 1: KERJA KERAS

Bekerja adalah kebutuhan dan kenikmatan, bukan keharusan. Bekerja penuh semangat, giat dan tekad kuat. Filosofisnya, hidup adalah kerja.

  • Siap bekerja dengan jam kerja yang lebih panjang [lebih lama]
  • Bekerja dengan sebaik-baiknya [lebih efisien, lebih cepat]
  • Bekerja untuk kemudian hari [untuk menabung]
  • Tidak malu mengerjakan pekerjaan apapun [tidak gengsi]
  • Bekerja dengan penuh disiplin [berkomitmen]
  • Bekerja dengan target yang jelas [target diperbaharui, bola api]

Karakter Naga 2: PENUH MOTIVASI

Dari kecil dididik hidup prihatin, sehingga memandang hidup haruslah sebuah perjuangan menuju kemakmuran dan kesuksesan.

  • Tidak bermewah-mewah ketika berjuang [prihatin, sederhana]
  • Sebelum sukses tidak makan nasi dulu [berhemat]

Karakter Naga 3: MENJAGA KEPERCAYAAN dan KEJUJURAN

Masa depan cerah melalui kejujuran dan kepercayaan dan sebaliknya. Jadikan jujur kebiasaan sehari-hari, tanpa absen.

  • Trust terdiri dari kepercayaan dan kejujuran
  • Menepati janji

Karakter Naga 4: KEKELUARGAAN, PERSAUDARAAN dan KEBERSAMAAN

Pertama-tama bantulah saudaramu sendiri. Karakter saling peduli dan menolong sesama naga adalah karakter yang sangat kuat.

  • Saling mendukung dan mendorong [semua maju, semua sukses]
  • Membangun networking [kebersamaan]

Karakter Naga 5: SELALU BERPIKIR POSITIF

Angka 4 dihindari, negatif dihindari. Menyukai warna merah tanda kebahagiaan & sukacita.

Fuk dan Yu berfikir berkelimpahan. Koin emas & ingots emas lambang kekayaan & keberuntungan. Kapal dagang dan lukisan keberuntungan melambangkan pikiran beruntung terus, sehat dan berumur panjang.

  • Pikiran positif membangun semangat & antusiasme
  • Selalu berfikir positif [percaya diri dan optimis]

Karakter Naga 6: MEMILIKI CINTA KASIH

Sayang kepada keluarga, cinta kepada orang tua, menghormati guru dan sikap sosial yang tinggi.

  • Menghormati [lebih tinggi dari kepala sendiri]
  • Mematuhi [tunduk dan taat ajaran]
  • Mendahulukan [senioritas, guru, orang tua, cinta negara & bangsa lebih utama]

Karakter Naga 7: CEPAT BERTINDAK / MENANGKAP PELUANG

Kesempatan emas tidak datang 2 kali.

  • Cepat bertindak [langkah kecil awal segala yang besar]
  • Bertindak dengan disiplin [berlakukan reward & punishment]

Karakter Naga 8: TERUS MENERUS BELAJAR

Berlian adalah batu arang yang unggul karena mendapat banyak tekanan dan goresan

[belajar dari Liem Sioe Liong, Ir. Ciputra, Andrie Wongso].

Anda ingat Christ John? Juara Dunia Tinju versi WBA asal Indonesia? Ia mampu mempertahankan sabuk juaranya, karena ia memakai “The Dragon” sebagai simbol untuk menjaga semangatnya. Agar motivasi selalu tetap terjaga, maka ia perlu menempatkan “The Dragon” ditengah-tengah namanya sebagai jangkar.

Demikian juga, 8 karakter Naga tersebut dapat Anda pakai untuk merancang sukses Anda, baca dan renungkanlah, lalu visualisasikan icon Naga, kemudian benamkan dalam otak Anda sebagai jangkar. Jika Anda meyakininya, Anda bisa menjadi pribadi Naga yang luar biasa.

Tidak seperti buku-buku sukses kebanyakan, buku ini memiliki icon (naga) sebagai simbol untuk membantu Anda lebih fokus membangun karakter. Anda siap?

KEJUTAN CINTA

Judul : Perkawinan Antar Bangsa - Love and Shock!

Penulis : Hartati Nurwijaya

Penerbit : Restu Agung, 15 x 23 Cm, 226 Halaman

Harga : Rp. 50.000,-

ISBN : 979-007-045-4

Kategori : Sosial, Budaya, Antropologi




Bagi sebagian besar dari kita, mungkin membayangkan kawin campur dengan orang asing adalah satu hal yang menyenangkan sekaligus membanggakan. Kita membayangkan hidup yang bakal luar biasa nantinya, daripada kawin dengan orang yang satu bangsa, yang kurang ada sensasinya.

Mungkin sebenarnya ini merupakan perasaan kagum terhadap hal-hal yang baru yang belum kita ketahui, atau anggapan kawin dengan orang asing itu berarti akan hidup mewah, atau kebanyakan dari kita menghargai terlampau tinggi terhadap orang asing. Nanti, setelah Anda membaca buku LOVE and SHOCK karangan Hartati Nurwijaya ini Anda akan tahu lebih banyak, suka duka perkawinan yang beda budaya dan etika ini secara jelas.

Ternyata, disamping kawin campur ada kelebihannya yaitu anak campuran lebih unggul dalam hal bahasa, secara fisik dan wajah Nampak lebih cantik dan tampan, juga ada sisi yang tidak mudah untuk dijalani, orang tua harus berjuang keras sebelum mimpi yang indah benar-benar terwujud sesuai harapan. Bahkan, kehidupan yang serba kecukupan belum tentu seperti yang dibayangkan.

Perkawinan adalah suatu masa dimana kita belajar saling menyesuaikan diri dalam segala hal untuk bisa hidup dengan rukun dalam satu tempat tinggal.

Dimana, setiap pasangan tentu berharap bisa hidup bahagia dan kenyataan yang terjadi sesuai harapan. Sebenarnya yang namanya perkawinan entah itu perkawinan satu suku, satu bangsa ataupun kawin campur yang berbeda agama, pasti akan ada masalah karena bertemunya dua pribadi yang berbeda apalagi bila masing-masing kekeh dengan pendirian masing-masing. Namun seperti juga dalam semua permasalahan hidup yang terpenting adalah niat dan kemauan dari kedua belah pihak untuk berusaha berkompromi, yang pasti harus bisa saling mengalah untuk memahami, saling member agar bisa menerima, saling memperbaiki dan saling mengisi.

Beberapa dari pelaksana kawin campur ada yang sungguh-sungguh membuka hati mereka dengan tulus untuk berbagi segala suka dan duka tanpa ada yang ditutup-tutupi. Dan, saya angkat topi, sebab meskipun terlihat sepele pokok permasalahan yang dihadapainya, belum tentu akan terpikir oleh kita yang terjadi sesungguhnya adalah demikian. Dengan gaya bahasa keseharian yang gampang dicerna membuat buku ini enak dibaca dan perlu, meskipun tebalnya 211 halaman.

Didalam buku tersebut, beberapa pelaksana kawin campur wanita Indonesia dengan pria berkebangsaan Yunani, Rusia, Belanda, Swedia, Italia dan Swiss berbagi pengalaman mereka; bagaimana awal perkenalan mereka, bagaimana mereka mengambil keputusan untuk menikah dengan orang asing, bagaimana reaksi keluarga masing-masing serta berbagai kejutan-kejutan yang tentu tidak semuanya terpikirkan oleh mereka saat mengambil keputusan untuk menikah. Seperti halnya Dalida yang pernah bersuamikan orang Australia; bagaimana dia berjuang meyakinkan orang tua yang tidak setuju, namun setelah punya anak malahan mereka bercerai, karena banyak masalah yang timbul diluar dugaan mereka, yang berhubungan dengan masalah sosial, budaya dan politik saat itu. Namun, Dalida tidak kapok dan suami keduanya adalah pria berasal dari Yunani, nyatanya mereka malah bisa hidup bahagia. Tidak semua orang asing itu sulit dipahami. Sebenarnya, kita harus sadar bahwa ada hal-hal tertentu yang bisa terjadi diluar kendali diri kita, tidak peduli kita bersuamikan siapapun bangsa apapun. Memang, sebaiknya kita tahu latar belakang dan asal usul orang tersebut sebelum memutuskan untuk menikah dengannya.

Mereka yang bersuamikan orang asing belum tentu subur dan makmur hidupnya, bertaburkan kemewahan seperti yang kita bayangkan. Banyak wanita Indonesia yang sudah mempunyai karir cukup bagus, menikah dengan pria asing dan diboyong ke negara asal suami, ia harus memulai lagi dari titik bawah atau harus puas menjadi ibu rumah tangga saja. Bagi yang sudah terbiasa bekerja tentu menjadi ibu rumah tangga adalah satu pengorbanan yang sangat besar, tentu menjadi siksaan tersendiri. Apalagi tinggal di negara yang kita belum kenal betul budaya dan lingkungannya. Bila ingin bekerja lagi di negara suami tentu juga harus berjuang dari bawah, padahal jabatan sebelumnya di Indonesia cukup mapan. Disinilah ego dan cinta dipertaruhkan, yang menjadi masalah adalah cinta bisa luntur juga perlahan-lahan, bila terlalu banyak tekanan yang dihadapi. Peran serta suami sangat dibutuhkan untuk memberikan semangat dan dorongan pada istri agar bisa terus belajar untuk menjadi kuat.

Disamping masalah tersebut, kadang didalam keluarga juga terjadi masalah dengan mertua, mertua yang merasa tersaingi dengan menantu wanita dan ini akan menjadi beban tersendiri, karena sudah jauh dari sanak famili tapi kurang diterima oleh keluarga suami, bila mental tidak kuat tentu memilih untuk berpisah saja.

Namun, perkawinan campur ini biasanya tidak terlalu menjadi masalah besar bila si wanita sudah mengenal baik budaya dari negara suami seperti halnya Sofie. Sofie sudah terbiasa bekerja di luar Indonesia sehingga segala macam kejutan juga terasa lebih ringan dan bisa dihadapi lebih tenang dan santai.

Sejak awal buku ini memang lebih menuntun bagi mereka yang ingin ataupun sedang menuju kawin campur atau mereka yang bercita-cita ingin kawin dengan orang asing karena berbagai faktor, apalagi perkembangan teknologi sekarang ini lebih membuka kesempatan ke arah itu. Tidak sedikit mereka yang menikah lewat perkenalan di internet saja. Bertemu sekali langsung menikah, ini tentu saja akan lebih banyak menemui kesulitan. Jadi, bila Anda memang termasuk dalam kelompok tersebut, Anda berjalan pada jalur yang benar dan tepat untuk membaca buku ini sebagai panduan, pedoman dan pertimbangan agar Anda kelak lebih siap mental bila menghadapi masalah di negara asal sang suami.

Didalam buku ini juga cukup banyak dibeberkan kebiasaan dan budaya dari beberapa negara pemberi kesaksian dan ini akan menjadi tambahan bekal Anda nantinya. Namun, saya merasa buku ini cukup akan membuat kita berpikir dua kali untuk menikah dengan orang asing. Sepertinya banyak sekali masalah-masalah yang kan timbul, padahal masalah-masalah tersebut juga pasti banyak dialami juga oleh kita yang menikah satu bangsa, tapi berbeda suku (di Indonesia hidup beragam suku). Hanya saja, ini menjadi berbeda karena terjadi di luar negeri; perbedaan-perbedaan budaya lebih tajam, sebab secara fisik sudah terlihat sangat berbeda dari kita orang Indonesia.

Buku ini sangat membantu, karena ditulis berdasarkan kisah nyata, kesaksian dari si pelaku yang tidak perlu diragukan lagi kebenarannya. Hal-hal sepele tapi akan menjadi besar jika tidak kita ketahui.

Apapun itu adalah keputusan pribadi untuk menikah dengan siapapun, bangsa apapun. Setiap orang mempunyai jalan hidupnya sendiri-sendiri dan buku ini akan membantu Anda atas pilihan tersebut.